Sunday, April 28, 2013

World Music and Dance Concert

Pada tanggal 2 Feb. 2013, saya menghadiri World Music and Dance Concert tahun ketiga di Ohio Universitas. Saya menghadiri semua tahun dan tahun ini bagus sekali. Concert punya lebih keanekaragaman dengan pemain-pemain. Dan tahun ini, makanan dari negeri-negeri pemain dilayani oleh International Student Union (ISU) sebelum Concert memulai. Ada kielbasa dan pierogie dari Ukraine, baklava dari Timur Tengah, pemen dari Asia, dan lebih! Saya suka kielbasa dan pierogie kerena ibu saya memasak mereka semua waktu!


Pertama lakon ada gendang Teiko yang dari Japan. Lalu penari-penari dari Ukraine. Mereka adalah grup favorit saya kerena penari laki-laki gesit dan bisa menendang tinggi sekali! Kemudian grup yang bernyani dengan tidak alat alat bernyani dua lagu Inggris terkenal. Lalu muisk dari Italy dan Africa dimain. 



Kemudian waktu istirahat kecil orkes dari warga loka bermain musik daerah. Ada pertunjukan oleh orang dari Timur Tengah. Lebih musik dari Italy. Orang laki-laki menari dengan pedang seperti Tai Chi. Akhirnya orkes gendang baja yang dari Jamaika bermain dua lagu, "Master Blaster Jammin" oleh Stevie Wonder dan "Pretty Young Thing" oleh Michael Jackson. 

Khmer Studies Forum

Dari 15 March sampai 17 March 2013 Ohio Universitas memebang Khmer Studies Forum untuk tahun kelima. Tahun setiap pelajar dan profesional Khmer berkumpul di OU untuk dibawakan studi mereka dan bercerita tentang Kamboja dan orang Khmer.  Pelajar-pelajar datang di OU dari Kamboja, Perancis, Kanada, Australia, dan Amerika. KSF diatur oleh Christine Su yang Studi Asia Tenggara direktur.


Pembicara utama adalah Sophal Ear. Sophal Ear menulis buku "Aid Dependence in Cambodia: How Foreign Assistance Undermines Democracy" dan bercerita tentang bukunya. Kemudian pembicara, ada  panel yang pelajar berkumpul. Ada panel tentang kebangsaan Khmer, golongan kecil asli, watku Khmer Rouge, Orang dari Camboja di Amerika, pembangunan dan modernisasi, dan kebudaya dan seni Khmer. Saya berkumpul tentang seni kemudian Khmer Rouge.

Kami juga menonton film dari Camboja atau tentang Camboja. Film utama bernama "A River Changes Course" yang diskrining pada jumat di Athena Cinema. Film menang di Festival Film Sundance film dokumentasi dunia. Pada hari jumat ada juga pameran seni. Seniman adalah Seoun Som yang dari Camboja tetapi tinggal di Australia untuk banyak tahun. Saya suka seni oleh Seoun, seni menarik sekali dan tanggap.



Pada sabtu, kami punya kenduri besar dengan banyak makanan berasal Camboja. Mereka enak! Lalu kami menari tari tradisional. Kemudian tari kami menonton film lain seperti "Paulina," "Wounds We Carry," dan "A Perfect Soldier."

Athens Film Festival

Pada tanggal 12-18 April 2013 ada Athens Film Festival tiap tahun. Tahun ini adalah ulang tahun keempatpuluh. Mereka memutarkan film dari mahasiswa film di Ohio Universitas, pembuat film asli dan asing, dan terkenal atau sedikit dekenal pembuat film. Semua film memutarkan di Athena Cinema di jalan Court dan tidak berharga untuk mahasiswa Ohio Universitas kalau tidak tiket berharga lima dollar atau setengah enam dollar untuk orang dewasa.




Saya menonton film, "Deafening Silence," oleh direktur Holly Fisher. "Deafening Silence" adalah film dokumenter tentang Burma/Myanmar yang punya kediktatoran militer. Film Fisher memfokuskan di genosida etnis Karen oleh Tentara Burma. Fisher pergi ke Burma dua waktu: sebagian pemandu wisata palsu lalu tinggal dengan gerilya-gerilya Karen. Fisher juga mewawancarai aktivis politik muda di Burma dan Amerika. Banyak aktivis melarikan diri Burma untuk dihukum atau dibunuh oleh Tentara atau Polisi Burma.




Film juga adalah tentang sensor umum oleh pemerintah Burma/Myanmar. Fisher memakai klip film dari  Youtube, film historis kolonial, dan media. Film punya pokok pembicaraan menarik tetapi dia membosankan dan terpotong-potong. Ada tidak alur cerita dan kulau Anda tahu tentang Burma dan Karen lalu Anda bisa mengerti film. Film terlalu artistik untuk banyak penonton bioskop.